Rem blong tumbnail google

Jangan Panik, Ini Cara Mengatasi Rem Blong Pada Mobil

Rem blong tumbnail google
Front disc brake on car in process of new tire replacement. The rim is removed showing the front rotor and caliper

Rem Blong Saat Berkendara ?

Rem blong bisa terjadi kapan saja pada mobil dengan berbagai penyebab. Hal ini harus diatasi dengan pilihan cara yang tepat dan kondisi pikiran tenang

Mobil adalah kendaraan yang sudah banyak dimiliki oleh masyarakat saat ini. Mobil banyak dipilih karena memang memiliki kapasitas yang lebih besar dan desainnya juga modern. Namun, beberapa kerusakan pada mobil seperti  rem blong tetap sering terjadi.

Rem yang mendadak blong tentu saja bisa membuat panik pengguna karena ini akan membahayakan. Untuk itu, hal ini perlu diantisipasi dan Anda perlu mengetahui wawasan terkait rem yang blong lebih banyak lagi. Untuk itu, simak informasi di bawah ini.

Cara Mengatasi Rem Mobil Blong

Di bawah ini ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan ketika rem mobil mendadak blong.

  • Terus Memompa Rem

Jika saat akan mengendarai mobil Anda tahu bahwa remnya mendadak blong, langkah yang bisa diambil adalah terus memompanya. Anda harus terus memompa rem agar tekanannya bisa kembali seperti sedia kala. Jika kendaraan mendadak beralih ke anti locking braking atau ABS, terus pompa saja.

Lama kelamaan, tekanan pada rem akan kembali seperti semula. Namun, jika saat dipompa rem terasa kasar ataupun berat, mungkin di bagian pedalnya ada sesuatu. Anda bisa memeriksa bagian rem untuk mengetahui benda apa yang mengganjal di bagian pedalnya.

Jika Anda sedang menyetir mobil, mintalah pengendara lain untuk memeriksa bagian pedal tersebut. Anda bisa sedikit mengurangi laju mobil agar bisa memeriksa bagian pedalnya supaya rem dapat berfungsi dengan baik.

  • Menurunkan Gigi Transmisi

Cara di atas adalah yang paling mudah untuk mengatasi rem blong. Namun jika cara pertama tidak berhasil maka silahkan Anda turunkan bagian gigi transmisinya. Manfaatkanlah efek dari engine brake untuk menurunkan bagian gigi transmisi di pedal mobil Anda.

Dalam hal ini ada tahapan yang perlu dilakukan. Pertama, pastikan dulu mobil Anda manual bukan mobil matic. Jika manual maka caranya turunkan bagian gigi transmisi secara bertahap dan lakukanlah dengan gerakan cepat.

Jika Anda sedang memakai gigi nomor 4 maka turunkan dalam gerakan cepat sampai gigi yang pertama. Jangan sampai Anda menurunkannya tidak bertahap misalnya dari 4 langsung ke gigi nomor dua.

Hal itu akan menyebabkan mobil Anda tidak terkendali. Namun, jika mobil Anda termasuk kedalam jenis transmisi otomatis atau matic maka caranya adalah sebaliknya. Langsung diturunkan saja ke gigi nomor 1.

Jadi, tidak perlu menurunkannya secara bertahap seperti mobil jenis manual. Cara ini akan membuat mobil Anda melaju lebih lambat. Lama kelamaan rem akan kembali seperti semula. Pastikan Anda bisa melakukannya supaya tidak terjadi hal yang buruk ketika mobil sedang dikemudikan.

  • Gunakan Rem Tangan

Jika cara pertama dan kedua masih gagal, Anda bisa menggunakan rem tangan. Tentu Anda disini harus ekstra hati-hati ketika melakukannya. Saat hendak mengerem, lakukanlah secara perlahan. Caranya tarik rem tangan secara hati-hati dan rasakan gigitannya di bagian caliper roda.

Jika rem terasa sudah menggigit maka jangan lepaskan dan biarkan sampai laju mobil semakin melambat. Anda juga harus bisa mengatur tekanan rem tersebut agar tidak mendadak kehilangan kendali. Ingat, jangan lakukan secara mendadak, itu bisa membahayakan diri Anda dan pengendara lain di jalan.

  • Tekan Tombol Lampu Hazard dan Klakson

Sebenarnya, jika mobil Anda mendadak mengalami rem blong, yang perlu dilakukan adalah langsung tekan klakson dan nyalakan lampu hazard. Cara ini dilakukan untuk memberi sinyal kepada kendaraan lain agar tahu bahwa rem mobil Anda sedang blong. Pastikan bahwa Anda dalam keadaan tenang.

Jangan sampai panik karena itu akan membahayakan Anda dan orang di sekitar. Lalu, injak pedalnya secara perlahan. Jika pedalnya bisa menyentuh lantai mobil mungkin minyak rem di mobil Anda berkurang. Bisa juga ada masalah di beberapa bagian seperti master silinder dan kaliper rem.

  • Jangan Langsung Mematikan Mesin

Ketika Anda tahu bahwa keadaan rem mobil sedang tidak berfungsi, maka jangan langsung mematikan mesin. Jika Anda melakukannya, hal itu akan menyulitkan mobil untuk terus melaju. Rem jadi tidak bisa kembali seperti semula. Lakukanlah beberapa langkah di atas untuk mengembalikan kondisi rem.

  • Jangan Sampai Menginjak Pedal Gas

Menginjak pedal gas secara tiba-tiba saat rem dalam kondisi blong akan sangat membahayakan diri Anda. Bukannya malah melambat, mobil akan melaju dengan kecepatan tinggi. Mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi dengan rem blong bisa menyebabkan kecelakaan di jalan raya.

  • Mengguncang Bagian Pedal Rem

Anda bisa mengguncang bagian pedal rem jika mendadak blong, tapi ingat, jangan menginjaknya. Cukup guncang pedalnya secara perlahan sampai rem kembali ke kondisi semula. Terkadang yang menjadi penyebab rem mendadak blong adalah karena mengalami gangguan sistem.

  • Menabrak Benda yang Lunak

Cara yang satu ini hanya dilakukan jika tahapan di atas gagal untuk mengembalikan kondisi rem. Anda bisa melihat keluar jendela untuk mencari sesuatu yang lunak. Misalnya jika ada area berlumpur, langsung arahkan mobil kesana. Menabrakkan mobil ke sesuatu yang lunak bisa menghentikan lajunya.

Anda juga bisa menabrak benda-benda lain seperti gundukan pasir, pagar yang terbuat dari kayu dan sebagainya. Intinya cari benda yang aman untuk ditabrak supaya mobil bisa berhenti. Anda juga harus bisa memfokuskan pikiran antara menyetir mobil dan mencari benda yang lunak di sekitar.

Penyebab Rem Bisa Blong

rem blong service konten

  • Jarang Melakukan Perawatan

Sebenarnya ada beberapa alasan mengapa rem mobil Anda mendadak blong dan salah satunya adalah jarang melakukan perawatan. Perlu diketahui bahwa adanya gangguan pada sistem kendaraan bisa menyebabkan rem mobil menjadi blong.

Anda bisa tahu apakah ada gangguan atau tidak jika mengeceknya. Alangkah baiknya jika Anda membawanya ke bengkel mobil untuk melakukan pengecekan jika tidak bisa mengeceknya sendiri. Atau Anda cukup memeriksa bagian yang krusial sebelum mengendarai mobil.

  • Kekurangan Minyak Rem

Penyebab lain adalah mobil Anda kekurangan minyak rem. Kurangnya minyak memang akan menyebabkan rem menjadi sulit dikendalikan. Jika kekurangan minyak rem, maka mobil akan terus melaju dan sulit berhenti.

  • Faktor Uap Air

Faktor lain penyebab dari rem blong adalah masuknya udara ke dalam sistem pengereman yang memunculkan uap air. Uap air dihasilkan dari proses oksidasi yang dapat mengganggu sistem pengereman mobil Anda. Lama kelamaan uap air akan membuat minyak rem terasa panas.

Minyak rem yang sudah panas akan mengakibatkan gangguan pada sistem pengereman. Tekanan dari minyak rem menjadi turun dan rem tidak bisa berfungsi dengan baik.

  • Kualitas Minyak Rem

Ketika Anda membeli minyak rem, pastikan yang dibeli memiliki kualitas bagus. Jangan asal memilih, karena dikhawatirkan produk tersebut sudah kadaluarsa. Menggunakan minyak rem dengan kualitas buruk bisa mempengaruhi suhu minyak rem dan akhirnya blong.

  • Sering Menginjak Pedal Dalam Waktu yang Lama

Terus menerus menginjak pedal rem dalam waktu lama ternyata bisa menyebabkan blong. Hal ini disebabkan oleh adanya gaya gesek antara kaki dengan pedal secara terus menerus dan mengakibatkan kaliper panas. Kaliper yang panas inilah yang bisa membuat rem menjadi blong.

Jadi, bagaimana cara agar terhindar dari rem yang blong saat mobil sedang dikemudikan? Pada dasarnya yang terpenting disini adalah memastikan perawatan mobil dilakukan secara rutin.  Selain itu, segera ganti dan perbaiki bagian-bagian yang tidak berfungsi dengan baik.

Nah, jika ada masalah pada rem, maka segera bawa ke bengkel resmi Suzuki dan perbaikan kendaraan Anda sedini mungkin. Sedangkan apabila rem mengalami blong saat di jalan, maka Anda bisa membawanya langsung ke bengkel resmi terdekat dengan memanggil mobil derek.

1 thought on “Jangan Panik, Ini Cara Mengatasi Rem Blong Pada Mobil”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *