Busi Mobil tumbnail google

Waspada, Begini Ciri Busi Mobil Perlu Diganti

Busi Mobil tumbnail google
Used spark plug car in hand, selected focus

Jika sudah mencapai masa kadaluarsa dengan beberapa ciri-cirinya, busi mobil perlu diganti dengan yang baru agar mobil tidak mengalami kerusakan.

Busi adalah salah satu komponen utama dalam mobil. Sama seperti komponen lainnya, busi juga memiliki masa kadaluarsanya. Jika sudah mencapai masa kadaluarsa, busi mobil perlu diganti dengan yang baru agar mobil tidak mengalami kerusakan.

Jika sudah saatnya, Anda harus segera menggantinya. Umumnya, usia maksimal sebuah busi dapat bertahan dalam perjalanan kendaraan yang menempuh angka 45.000 kilometer. Untuk membantu Anda mengetahui kondisi busi yang sudah perlu diganti, berikut ciri-ciri umumnya.

Ciri Ciri Busi Mobil Perlu Diganti

ganti busi mobil
Close-up of auto mechanic holding electric candle for car. Concept diagnostics with computer.

Kondisi Mobil Terasa Aneh Saat Digunakan di Jalan

Salah satu ciri yang paling mudah dikenali saat busi sudah aus adalah akselerasi mobil menjadi terhambat, bahkan berjalan lebih lambat. Tidak hanya itu saja, mobil juga terkadang mengalami lonjakan pada bagian mesin saat sedang berjalan.

Bahan bakar yang biasanya irit pun berubah menjadi lebih boros, dan konsumsi bahan bakar meningkat lebih tajam dibanding biasanya. Hal ini bisa menjadi pertanda bahwa busi sedang tidak dalam keadaan baik-baik saja. Anda perlu membersihkan bagian busi tersebut agar mobil kembali normal.

Selain itu, akselerasi mobil bisa terasa jauh lebih berat saat mobil membawa banyak muatan. Penyebab utamanya adalah bahan bakar yang digunakan sudah tercampur dengan oli. Tidak hanya itu saja, bahan tambahan yang digunakan terkadang juga kurang pas sehingga berimbas pada mobil.

Saat Mobil Mati, Kondisinya Juga Terganggu

Tidak hanya saat mobil dalam keadaan berjalan saja, kondisi yang buruk juga bisa dialami saat mobil dalam keadaan mati. Selain ditandai dengan kondisi aneh saat mobil sedang beroperasi, Anda bisa melihat bagaimana keadaan busi ini dari pergantian warna pada busi saat mobil dalam keadaan mati.

Warna busi akan berubah menjadi kecoklatan jika sudah lama, dimana hal tersebut menandakan bahwa busi sudah aus dan waktunya mengganti. Berbeda dengan warna busi yang menjadi agak kemerahan. Warna ini mengindikasikan bahwa mesin mobil tersebut sudah terlalu panas.

Sulit Di Starter atau Dihidupkan

Saat Anda akan menghidupkan mobil, mobil kadang lebih sulit menyala. Hal ini bisa jadi dipengaruhi oleh busi yang sudah mulai usang. Busi mobil memang memiliki pengaruh penting terhadap performa kendaraan. Tanpa busi yang ‘sehat’, mobil juga akan mengalami berbagai gangguan atau kerusakan.

Kendala lain yang juga mungkin dialami adalah, saat berada di RPM rendah mobil menjadi tidak stabil. Getaran pada mesin juga akan terasa tidak nyaman dan aneh. Hal seperti ini sudah menjadi pertanda umum bahwa Anda harus segera mengganti busi dengan yang baru.

Menjadi Tidak Peka atau Kurang Responsif

Pernah mengalami kondisi dimana mobil mendadak menjadi tidak peka atau kurang responsif? Kemungkinan besar hal tersebut disebabkan oleh bagian busi yang sudah aus dan perlu diganti.  Disini, tarikan pada mobil biasanya menjadi lebih berat dan tidak lagi responsif.

Akhirnya, akselerasi pada mobil juga akan menurun seiring dengan sulitnya tarikan pada mobil tersebut.

Pada kondisi ini, Anda perlu segera mengganti busi tersebut agar mobil bisa kembali seperti semula. Dengan begitu, perjalanan Anda akan tetap lancar dan tidak akan terganggu.

Warna Pada Busi Menjadi Lebih Gelap

Seperti yang sudah dijelaskan pada poin di atas, busi yang sudah berwarna kecoklatan wajib untuk diganti. Hal ini terjadi akibat adanya pembakaran yang kurang sempurna sehingga menyisakan jelaga atau warna hitam pekat pada bagian elektroda dan ujung insulator pada busi.

Tidak hanya membuat warna busi menjadi lebih pekat saja, asap mobil juga akan menjadi lebih hitam dari biasanya. Bahkan kadang ini akan membuat mobil sulit untuk dinyalakan. Terkait dengan pengurangan BBM, bahan bakar bisa mengalami pengurangan sampai 30%.

Pada Saat Mesin Idle, Kondisinya Menjadi Tidak Wajar

Pernah merasakan hal aneh saat berada di dalam kabin? Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh mesin yang sudah tidak halus lagi. Kejanggalan seperti ini akan semakin terasa saat Anda berada di dalam kabin.

Putaran mesin yang bergetar pun akan sangat terasa saat mobil dalam keadaan diam. Selain itu, saat tuas gas diinjak juga akan terasa jauh lebih berat. Nah, beberapa hal ini ternyata juga menjadi penanda awal bahwa Anda harus segera mengganti busi dengan yang baru.

Performa Mesin Turun Drastis

Busi memiliki hubungan yang cukup erat dengan bagian mesin pada mobil. Jika busi sedang tidak dalam keadaan baik, performa mesin akan turun drastis. Tidak hanya akan turun drastis saja, mesin mobil akan memburuk seiring dengan bertambah buruknya businya.

Selain mesin menjadi sulit untuk dihidupkan, kondisi dan performa mesin saat mobil digunakan juga menjadi sangat berkurang. Jika hal ini terjadi, Anda harus segera mengganti businya sebelum membuat mobil semakin rusak.

Bagian Elektroda Ditutupi oleh Jelaga Hitam

Ciri busi mobil yang perlu diganti selanjutnya adalah saat bagian pada elektroda busi tersebut sudah tertutup dengan jelaga hitam. Warna hitam pada busi ini wajar terjadi karena termasuk dalam efek pembakaran yang terjadi pada mesin mobil.

Namun, jika warna hitam yang ada pada busi sudah cukup ‘membandel’, lebih baik Anda segera membersihkannya sebelum membuat performa mesin mobil menurun.

Jika sudah sulit untuk dibersihkan, artinya Anda perlu mengganti busi tersebut dengan busi baru.

Terdapat Banyak Kerak dan Tetesan Oli Pada Busi

Jika sudah sampai pada kondisi ini, Anda wajib untuk segera mengganti busi pada mobil. Hal ini dikarenakan busi yang memiliki kerak dan tetesan oli menandakan bahwa terdapat banyak kerusakan pada busi tersebut.

Kerak yang terdapat dalam busi ini dapat menghalangi massa busi. Massa busi ini digunakan sebagai media pemercik api. Dalam kondisi ini, jika media tersebut ditutupi oleh kerak, maka akan mengganggu hubungan antara elektroda dengan masa tersebut.

Lalu, bagaimana bisa busi bisa mengeluarkan api? Hal ini terjadi akibat adanya tegangan super tinggi yang mengalir dari bagian ujung elektroda ke bagian massa yang bentuknya berupa besi pipih kecil di bagian ujung busi tersebut.

Sudah Mencapai Angka 20.000 Kilometer

Ciri selanjutnya yang bisa Anda lihat adalah kilometer yang sudah ditempuh oleh mobil . Berbeda dengan motor, Anda disarankan untuk segera mengganti busi pada mobil setidaknya setiap 20.000 kilometer.

Jika sudah sampai pada jarak kilometer tersebut, Anda memang harus menggantinya sebelum berimbas pada piranti mobil lain, terutama bagian mesin. Jika tidak, kemungkinan tertinggi yang juga akan terjadi adalah karbon fouling atau kerak akan menjadi sangat menumpuk.

Bagi Anda yang kesulitan untuk mengingat jumlah kilometer yang sudah ditempuh, jalan termudah adalah dengan mengikuti periode servis mobil. Anda bisa meminta kepada bengkel resmi terdekat untuk sekalian membersihkan atau mengganti busi mobil jika sudah waktunya.

Setelah mengetahui kapan busi pada mobil harus diganti, pastikan juga Anda memilih jenis businya dengan tepat. Dalam hal ini, ada beberapa jenis busi yang dijual di pasaran. Diantaranya adalah busi standar, resistor, platinum, racing, iridium, busi panas, hingga busi dingin.

Masing-masing jenis busi ini memiliki karakteristik yang berbeda. Dalam pemilihannya, silahkan disesuaikan dengan kebutuhan mobil Anda. Pastikan juga pilih busi dengan kualitas yang bagus.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *