Kenapa Setir Mobil Harus Lurus saat Parkir? Ini Alasan yang Perlu Anda Ketahui
Setir lurus saat parkir merupakan kebiasaan sederhana yang sering dilakukan pengemudi ketika meninggalkan mobil di area parkir. Meski terlihat sepele, posisi setir saat parkir dapat memengaruhi kemudahan pengemudi ketika kembali menggunakan kendaraan. Lantas, apakah setir mobil memang harus lurus saat parkir dan apa manfaatnya?
Memarkir kendaraan mungkin terlihat sebagai aktivitas sederhana yang tidak membutuhkan banyak perhatian. Namun, masih banyak pengemudi yang terbiasa meninggalkan setir dalam posisi berbelok setelah kendaraan diparkir.
Pada dasarnya, membiarkan setir mobil dalam posisi berbelok saat parkir tidak secara langsung menyebabkan kerusakan pada sistem kemudi atau kaki-kaki kendaraan. Sistem kemudi dan suspensi memang dirancang untuk bekerja dalam berbagai posisi roda.
Meski begitu, membiasakan roda lurus saat parkir di permukaan datar memiliki beberapa keuntungan. Salah satunya adalah memudahkan pengemudi ketika kembali menggunakan kendaraan karena arah roda sudah berada dalam posisi netral.
Selain itu, posisi setir saat parkir juga perlu diperhatikan ketika mobil diparkir di jalan menanjak atau menurun. Dalam kondisi tersebut, arah roda sebaiknya disesuaikan dengan kondisi jalan sebagai bagian dari teknik parkir yang aman.
Lalu, kenapa setir mobil sebaiknya lurus saat parkir? Berikut penjelasan lengkapnya.
Mengapa Setir Lurus Saat Parkir Sebaiknya Dilakukan?
Ketika mobil diparkir di permukaan yang datar, posisi roda depan yang lurus membuat kendaraan berada dalam posisi netral. Kondisi ini membuat arah kendaraan lebih mudah diprediksi ketika mobil akan kembali digunakan.
Pengemudi juga tidak perlu melakukan koreksi arah secara tiba-tiba setelah kendaraan mulai bergerak. Hal ini cukup membantu ketika mobil diparkir di area sempit atau tempat parkir yang dikelilingi kendaraan lain.
Namun, perlu dipahami bahwa setir lurus saat parkir bukan merupakan aturan wajib yang harus diterapkan dalam semua kondisi. Ketika kendaraan diparkir di jalan menanjak atau menurun, arah roda justru perlu disesuaikan dengan kondisi jalan demi meningkatkan keamanan.
Berikut beberapa alasan mengapa membiasakan posisi setir lurus saat parkir di permukaan datar dapat menjadi kebiasaan yang baik.
Apa Manfaat Setir Lurus Saat Parkir?
Ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh ketika membiasakan roda depan berada dalam posisi lurus saat kendaraan diparkir di permukaan datar.
Setir Mobil Lurus Memudahkan Saat Kembali Berkendara
Salah satu manfaat paling sederhana dari setir lurus saat parkir adalah memudahkan pengemudi ketika akan kembali berkendara.
Ketika roda depan sudah berada dalam posisi lurus, kendaraan akan lebih mudah diarahkan saat mulai bergerak. Pengemudi juga dapat langsung mengetahui bahwa mobil akan bergerak ke arah depan tanpa adanya perubahan arah secara tiba-tiba.
Hal ini sangat berguna ketika kendaraan diparkir di area sempit, seperti garasi rumah atau tempat parkir dengan kendaraan lain di sisi kanan dan kiri.
Dengan posisi roda lurus, pengemudi dapat lebih mudah memperkirakan arah kendaraan ketika mulai keluar dari tempat parkir.
Posisi Roda Lurus Membantu Menjaga Arah Kendaraan
Ketika mobil diparkir di permukaan datar, roda lurus saat parkir membuat roda depan berada dalam posisi netral.
Kondisi ini membantu mengurangi kebutuhan untuk melakukan koreksi arah saat kendaraan mulai digunakan kembali. Pengemudi dapat langsung mengarahkan kendaraan tanpa harus terlebih dahulu mengembalikan roda dari posisi berbelok.
Namun, perlu dipahami bahwa membiarkan roda dalam posisi berbelok saat parkir tidak serta-merta membuat sistem kemudi rusak.
Komponen seperti tie rod, rack steer, ball joint, dan bushing memang dirancang untuk bekerja ketika roda berada dalam berbagai sudut.
Kerusakan atau keausan pada komponen tersebut umumnya lebih dipengaruhi oleh usia pemakaian, kondisi jalan, benturan keras, kualitas komponen, beban kendaraan, serta pola penggunaan.
Setir Lurus Saat Parkir Membantu Mengurangi Risiko Mobil Bergerak ke Arah yang Tidak Diinginkan
Posisi roda juga berhubungan dengan arah pergerakan kendaraan apabila mobil tiba-tiba bergerak.
Pada permukaan datar, roda yang lurus membuat arah kendaraan lebih mudah diprediksi. Sebaliknya, jika roda berada dalam posisi berbelok, kendaraan dapat bergerak mengikuti arah roda apabila rem parkir tidak bekerja dengan baik atau kendaraan terdorong oleh faktor tertentu.
Karena itu, membiasakan setir lurus saat parkir di permukaan datar dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk meningkatkan keamanan.
Meski demikian, posisi roda tidak boleh dianggap sebagai pengganti rem parkir. Pengemudi tetap harus memastikan rem parkir telah diaktifkan dengan benar sebelum meninggalkan kendaraan.
Posisi Setir Saat Parkir di Area Sempit
Mobil yang diparkir di area sempit biasanya memiliki jarak yang cukup dekat dengan kendaraan lain, tembok, tiang, atau benda lainnya.
Jika posisi setir saat parkir sudah lurus, pengemudi dapat lebih mudah memperkirakan arah kendaraan saat mulai keluar dari area parkir. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko mobil bergerak ke arah yang tidak diinginkan.
Kebiasaan ini juga membuat proses keluar dari tempat parkir menjadi lebih terkontrol, terutama bagi pengemudi yang masih belajar memperkirakan dimensi kendaraan.
Roda Lurus Saat Parkir Membantu Pengemudi Mengetahui Posisi Roda
Tidak semua pengemudi dapat langsung mengetahui posisi roda depan hanya dari posisi kendaraan. Karena itu, membiasakan roda lurus saat parkir dapat menjadi indikator sederhana bahwa roda depan berada dalam posisi lurus.
Hal ini dapat membantu ketika kendaraan akan digunakan kembali.
Namun, pada mobil dengan sistem kemudi tertentu, posisi setir tidak selalu menjadi indikator yang sempurna mengenai posisi roda. Oleh sebab itu, pengemudi tetap perlu memperhatikan lingkungan sekitar dan memastikan arah kendaraan sebelum mulai bergerak.
Apakah Setir Mobil Harus Lurus Saat Parkir?
Jawabannya adalah tidak selalu.
Jika mobil diparkir di permukaan datar, posisi roda lurus merupakan kebiasaan yang baik karena dapat memudahkan pengemudi saat kendaraan akan digunakan kembali.
Namun, ketika mobil diparkir di jalan menanjak atau menurun, posisi setir saat parkir sebaiknya disesuaikan dengan kondisi jalan. Tujuannya adalah membantu mengurangi risiko kendaraan bergerak terlalu jauh apabila terjadi masalah pada rem parkir.
Pada kondisi seperti ini, teknik memposisikan roda dapat berbeda tergantung apakah kendaraan menghadap ke atas atau ke bawah, serta ada atau tidaknya trotoar atau pembatas jalan.
Yang paling penting, jangan hanya mengandalkan posisi roda. Pastikan rem parkir telah diaktifkan dengan benar dan transmisi berada pada posisi yang sesuai.
Untuk kendaraan dengan transmisi otomatis, gunakan posisi P (Park) ketika parkir. Sementara pada kendaraan manual, gunakan gigi yang sesuai dengan kondisi parkir dan tetap aktifkan rem parkir.
Apakah Setir Berbelok Saat Parkir Bisa Merusak Mobil?
Banyak anggapan bahwa membiarkan setir berbelok saat parkir dapat menyebabkan komponen seperti tie rod, ball joint, atau rack steer cepat rusak.
Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat.
Sistem kemudi dan suspensi kendaraan memang dirancang untuk bekerja ketika roda berada pada berbagai sudut. Oleh karena itu, parkir sesekali dengan posisi roda berbelok tidak otomatis menyebabkan kerusakan.
Keausan komponen kemudi dan kaki-kaki biasanya lebih berkaitan dengan beberapa faktor, seperti:
- Usia kendaraan.
- Kondisi dan kualitas jalan.
- Sering melewati jalan berlubang.
- Benturan keras dengan trotoar.
- Beban kendaraan.
- Kebiasaan berkendara.
- Perawatan kendaraan.
- Kondisi dan tekanan ban.
- Kualitas komponen pengganti.
Jadi, setir lurus saat parkir sebaiknya dianggap sebagai kebiasaan baik untuk memudahkan penggunaan kendaraan, bukan sebagai kewajiban mutlak untuk mencegah kerusakan komponen.
Kapan Posisi Setir Tidak Perlu Lurus Saat Parkir?
Ada kondisi tertentu ketika posisi setir saat parkir justru tidak harus lurus, yaitu ketika kendaraan diparkir di jalan yang memiliki kemiringan.
Jika mobil diparkir di jalan menanjak atau menurun, arah roda sebaiknya disesuaikan dengan kondisi jalan dan keberadaan trotoar atau pembatas.
Posisi Roda Saat Parkir di Jalan Menurun
Saat kendaraan diparkir di jalan menurun, roda depan dapat diarahkan ke arah tepi jalan atau trotoar. Tujuannya adalah membantu mengurangi risiko kendaraan bergerak lurus ke arah jalan apabila terjadi masalah pada rem parkir.
Posisi Roda Saat Parkir di Jalan Menanjak
Saat parkir di jalan menanjak, arah roda dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar. Jika terdapat trotoar, posisi roda dapat diarahkan sedemikian rupa sehingga kendaraan memiliki penghalang tambahan apabila bergerak mundur.
Jika tidak terdapat trotoar, arah roda dapat disesuaikan untuk membantu mengurangi risiko kendaraan bergerak ke tengah jalan.
Teknik parkir dapat berbeda tergantung kondisi jalan dan kendaraan. Karena itu, selalu gunakan rem parkir dengan benar dan jangan mengandalkan arah roda sebagai satu-satunya sistem pengaman.
Baca Juga: Cara Mengatasi Setir Mobil yang Berat
Tips Menjaga Sistem Kemudi dan Kaki-Kaki Mobil
Selain memperhatikan setir lurus saat parkir, ada beberapa kebiasaan yang dapat dilakukan untuk menjaga sistem kemudi dan kaki-kaki mobil tetap dalam kondisi baik.
Hindari Menahan Setir di Posisi Mentok Terlalu Lama
Ketika melakukan manuver parkir, hindari menahan setir dalam posisi paling mentok terlalu lama. Setelah manuver selesai, kembalikan posisi setir sesuai kebutuhan.
Kebiasaan ini dapat membantu mengurangi beban yang tidak diperlukan pada sistem kemudi, terutama ketika kendaraan menggunakan sistem power steering.
Periksa Tekanan Angin Ban Secara Rutin
Tekanan ban yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat memengaruhi kenyamanan, pengendalian, dan keausan ban.
Periksa tekanan angin secara rutin dan sesuaikan dengan rekomendasi pabrikan kendaraan.
Selain membantu menjaga usia pakai ban, tekanan angin yang sesuai juga dapat membuat kendaraan lebih nyaman dan stabil ketika dikendarai.
Lakukan Spooring dan Balancing Bila Diperlukan
Jika kendaraan terasa menarik ke satu sisi, setir tidak berada dalam posisi lurus ketika mobil berjalan, atau ban mengalami keausan tidak merata, lakukan pemeriksaan spooring dan balancing.
Perlu diketahui bahwa spooring dan balancing memiliki fungsi berbeda. Spooring berkaitan dengan penyetelan geometri roda, sedangkan balancing bertujuan menjaga keseimbangan putaran roda.
Hindari Menghantam Lubang dengan Kecepatan Tinggi
Benturan keras dengan lubang atau permukaan jalan yang rusak dapat memberikan tekanan besar pada ban, velg, suspensi, dan komponen kemudi.
Karena itu, kurangi kecepatan ketika melewati jalan berlubang atau permukaan jalan yang tidak rata.
Kebiasaan berkendara dengan lebih hati-hati dapat membantu mengurangi risiko kerusakan pada komponen kaki-kaki kendaraan.
Periksa Kondisi Kaki-Kaki Mobil Secara Berkala
Jika muncul bunyi aneh, setir terasa berat, kendaraan tidak stabil, atau terdapat getaran pada setir, segera lakukan pemeriksaan.
Komponen seperti tie rod, rack end, ball joint, bushing, dan komponen suspensi lainnya dapat mengalami keausan seiring waktu.
Pemeriksaan secara berkala dapat membantu mendeteksi masalah lebih awal sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.
Perawatan Sistem Kemudi di Bengkel Resmi Suzuki
Jadi, kenapa setir mobil harus lurus saat parkir?
Pada dasarnya, setir lurus saat parkir di permukaan datar bukanlah kewajiban mutlak. Namun, kebiasaan ini memiliki beberapa manfaat, seperti memudahkan pengemudi saat kembali berkendara, membantu memastikan arah kendaraan lebih mudah diprediksi, dan mengurangi risiko mobil bergerak ke arah yang tidak diinginkan.
Sementara itu, saat parkir di jalan menanjak atau menurun, posisi setir saat parkir justru perlu disesuaikan dengan kondisi jalan sebagai bagian dari teknik parkir yang aman. Pastikan juga rem parkir digunakan dengan benar dan transmisi berada pada posisi yang sesuai.
Jika Anda merasakan setir mobil menjadi berat, kendaraan menarik ke satu sisi, setir tidak lurus ketika mobil berjalan, atau muncul bunyi dari area kaki-kaki, jangan abaikan gejala tersebut.
Segera lakukan pemeriksaan di Bengkel Resmi Suzuki untuk mengetahui kondisi sistem kemudi, suspensi, dan komponen kaki-kaki kendaraan. Dengan pemeriksaan dan perawatan yang tepat, kendaraan dapat tetap nyaman, stabil, dan aman digunakan untuk menemani setiap perjalanan Anda.


