Mobil jarang dipakai tetap perlu dirawat. Cek aki, ban, oli, rem, coolant, wiper, dan komponen lainnya agar mobil tetap siap digunakan.

Mobil Jarang Dipakai? Ini Komponen yang Tetap Harus Dicek

Mobil Jarang Dipakai? Ini Komponen yang Tetap Harus Dicek

Mobil jarang dipakai bukan berarti bebas dari perawatan. Kendaraan yang lebih sering terparkir di garasi tetap dapat mengalami penurunan kondisi pada aki, ban, rem, oli, dan beberapa komponen lainnya meskipun jarak tempuhnya sedikit.

Mobil yang hanya digunakan pada akhir pekan atau sesekali untuk bepergian memang mengalami keausan yang lebih sedikit dibandingkan kendaraan yang digunakan setiap hari. Namun, faktor usia, kelembapan, suhu, dan lamanya kendaraan tidak digunakan tetap dapat memengaruhi berbagai komponen.

Karena itu, pemeriksaan berkala tetap diperlukan. Lantas, bagian apa saja yang sebaiknya dicek?

Aki Mobil Jarang Dipakai Bisa Tekor

Aki menjadi salah satu komponen yang perlu mendapat perhatian. Meskipun mesin dalam kondisi mati, sejumlah sistem kelistrikan kendaraan tetap membutuhkan daya dari aki.

Jika kendaraan terlalu lama tidak digunakan, tegangan aki dapat menurun dan akhirnya membuat mesin sulit dinyalakan.

Perhatikan tanda seperti starter yang terasa lebih berat, lampu yang terlihat redup, atau munculnya gangguan pada perangkat kelistrikan. Jika gejala tersebut muncul, sebaiknya kondisi aki segera diperiksa.

Periksa Tekanan dan Kondisi Ban

Ban tetap dapat mengalami perubahan kondisi meskipun kendaraan tidak berjalan.

Tekanan udara pada ban bisa berkurang secara perlahan. Jika mobil terlalu lama berada pada posisi yang sama, bagian ban yang terus menempel pada permukaan lantai juga dapat mengalami perubahan bentuk sementara.

Periksa tekanan seluruh ban secara berkala sesuai rekomendasi pabrikan. Jangan lupa memeriksa ban serep agar tetap siap digunakan ketika diperlukan.

Oli Mesin untuk Mobil Jarang Dipakai

Oli mesin tidak hanya perlu diperhatikan berdasarkan jarak tempuh. Waktu juga menjadi salah satu pertimbangan dalam penggantian oli.

Pada kendaraan yang jarang digunakan, oli tetap berada di dalam mesin dan kualitasnya dapat menurun seiring waktu. Selain itu, mobil yang hanya digunakan untuk perjalanan sangat pendek dapat membuat mesin tidak mencapai suhu kerja secara optimal.

Periksa level oli secara berkala dan lakukan penggantian sesuai rekomendasi pabrikan, baik berdasarkan jarak tempuh maupun periode waktu.

Rem Tetap Perlu Diperiksa

Sistem pengereman juga perlu diperhatikan ketika kendaraan lama terparkir.

Permukaan cakram rem dapat mengalami karat tipis akibat kelembapan. Dalam kondisi normal, karat tipis tersebut biasanya dapat hilang setelah kendaraan digunakan dan rem bekerja beberapa kali.

Namun, jika muncul suara tidak normal, pedal rem terasa berbeda, atau mobil terasa bergetar ketika melakukan pengereman, sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Jangan mengabaikan perubahan pada sistem rem hanya karena kendaraan jarang digunakan.

Coolant untuk Mobil yang Lama Terparkir

Coolant membantu menjaga temperatur mesin tetap berada dalam kondisi kerja yang ideal.

Meskipun mobil jarang dipakai, level coolant tetap perlu diperiksa secara berkala. Pastikan volumenya berada di antara batas minimum dan maksimum pada reservoir.

Jika level coolant terus berkurang tanpa alasan yang jelas, jangan hanya menambahkan cairan. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya kebocoran yang perlu diperiksa.

Kondisi Wiper dan Komponen Karet

Wiper kaca depan dapat mengalami pengerasan atau retak meskipun jarang digunakan. Paparan panas matahari dalam jangka panjang dapat mempercepat penurunan kualitas karet.

Sebelum berkendara setelah kendaraan lama terparkir, periksa kondisi karet wiper. Jika sudah keras, retak, atau meninggalkan garis pada kaca, sebaiknya segera diganti.

Perhatikan juga komponen berbahan karet lainnya, seperti seal dan beberapa selang di ruang mesin.

Jangan Biarkan Bahan Bakar Terlalu Lama

Kendaraan yang hanya digunakan sesekali juga perlu diperhatikan kondisi bahan bakarnya.

Hindari kebiasaan membiarkan mobil terlalu lama tanpa digunakan sama sekali. Jika kendaraan memang jarang digunakan, tetap lakukan penggunaan secara berkala sesuai kebutuhan dan rekomendasi pabrikan.

Selain itu, pastikan tidak ada kebocoran pada sistem bahan bakar. Jika tercium bau bahan bakar yang tidak biasa, lakukan pemeriksaan sebelum kendaraan kembali digunakan.

Sistem Kelistrikan Tetap Harus Dicek

Sebelum menggunakan kendaraan setelah lama terparkir, periksa seluruh lampu.

Mulai dari lampu utama, lampu rem, lampu sein, lampu mundur, hingga lampu penerangan pelat nomor. Periksa juga klakson dan perangkat kelistrikan lainnya.

Pemeriksaan sederhana ini penting karena gangguan kelistrikan tidak selalu terlihat ketika mobil hanya berada di garasi.

Ruang Mesin pada Mobil Jarang Dipakai

Ruang mesin juga perlu diperiksa sebelum menghidupkan kendaraan yang sudah lama terparkir.

Perhatikan apakah terdapat bekas rembesan cairan, kabel yang rusak, atau tanda-tanda keberadaan hewan seperti tikus. Kabel di ruang mesin dapat menjadi sasaran gigitan tikus, terutama jika mobil sering diparkir dalam waktu lama.

Jika menemukan kabel yang terlihat rusak atau terkelupas, sebaiknya lakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum menggunakan mobil.

Tetap Jaga Kebersihan Kendaraan

Kendaraan yang lama terparkir juga tetap membutuhkan perhatian dari sisi kebersihan.

Debu, kotoran burung, getah pohon, dan berbagai kotoran lainnya dapat menempel pada permukaan bodi. Jika dibiarkan terlalu lama, beberapa jenis kotoran dapat memengaruhi lapisan pelindung cat.

Karena itu, bersihkan kendaraan secara berkala meskipun penggunaannya tidak terlalu sering.

Jangan Abaikan Perawatan Mobil Jarang Dipakai

Mobil jarang dipakai tetap membutuhkan pemeriksaan dan perawatan berkala. Sedikitnya jarak tempuh tidak berarti semua komponen berada dalam kondisi yang sama seperti kendaraan baru.

Aki, ban, oli, rem, coolant, wiper, sistem kelistrikan, dan ruang mesin tetap perlu diperhatikan. Pemeriksaan sederhana dapat membantu menemukan masalah lebih awal sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.

Sebelum menggunakan mobil setelah lama terparkir, luangkan waktu beberapa menit untuk memeriksa kondisi kendaraan. Pastikan ban memiliki tekanan yang sesuai, tidak ada kebocoran cairan, aki dalam kondisi baik, serta sistem rem dan kelistrikan bekerja normal.

Dengan perawatan yang tepat, kendaraan yang jarang digunakan tetap dapat berada dalam kondisi prima dan siap digunakan kapan saja.

FAQ

Apakah mobil yang jarang digunakan tetap harus servis?

Ya. Jadwal servis tidak hanya ditentukan oleh jarak tempuh, tetapi juga periode waktu. Ikuti interval servis yang direkomendasikan oleh pabrikan kendaraan.

Berapa lama mobil boleh tidak digunakan?

Tidak ada batas waktu yang sama untuk semua kendaraan. Kondisi aki, usia kendaraan, lingkungan parkir, dan kondisi komponen dapat memengaruhinya. Jika mobil akan lama ditinggalkan, lakukan persiapan dan pemeriksaan secara berkala.

Apakah aki bisa habis meskipun mobil tidak digunakan?

Bisa. Sejumlah sistem kelistrikan tetap membutuhkan daya meskipun mesin dalam keadaan mati. Jika kendaraan terlalu lama terparkir, daya aki dapat berkurang hingga akhirnya tidak mampu menghidupkan mesin.

Apakah ban bisa rusak karena terlalu lama terparkir?

Tekanan udara pada ban dapat berkurang secara perlahan. Dalam kondisi tertentu, ban juga dapat mengalami perubahan bentuk sementara akibat terlalu lama berada pada posisi yang sama. Karena itu, tekanan dan kondisi ban sebaiknya diperiksa secara berkala.

Apakah mobil yang jarang dipakai harus sering dipanaskan?

Yang lebih penting adalah melakukan perawatan sesuai rekomendasi pabrikan dan menggunakan kendaraan secara tepat. Menyalakan mesin sebentar tanpa membuat mesin mencapai kondisi kerja yang sesuai bukan pengganti perawatan berkala.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *